3 Tips Ini Akan Membantu Kaum Wanita Untuk Mengetahui Masa Subur

Sangat penting bagi kita untuk mengetahui tentang masa tidak subur wanita, maupun masa suburnya. Mengapa demikian? Pasalnya, masa subur ini tentu saja sangat erat kaitannya dengan momen kehamilan. Masa subur itu sendiri merupakan sebuah masa, dimana ovarium telah melepaskan diri dari sel telur. Dalam istilah medis, proses tersebut sering disebut dengan nama masa ovulasi. Dengan kata lain, proses ovulasi ini dimana sel telur sudah siap dibuahi oleh sperma agar pembuahannya berhasil. Menurut informasi yang di dapat, masa subur wanita itu kerap terjadi pada setiap bulannya. Apabila sel telur yang dilepaskan saat masa subur wanita itu telah berhasil dibuahi oleh sperma, maka peluang untuk bisa hamilnya sangatlah besar. Lantas, bagaimana cara untuk mengetahui masa subur? Nah, bagi kalian yang belum tahu tentang cara mengetahui masa subur, mari sama-sama kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini :

  1. Perhatikan Suhu Tubuhmu
    Ketika pertama kali bangun tidur, maka suhu tubuhmu dapat berubah mengikuti kadar hormone dalam tubuh. Kadar hormone tersebut akan berubah selama siklus menstruasi. Pada awalnya, ovarium akan melepaskan hormone esterogen. Saat kadar hormone esterogen sudah dirasa cukup tinggi, ovarium-nya akan melepaskan sel telur. Disamping itu, tubuh juga sudah mulai melepaskan hormone progesterone yang menyebabkan suhu tubuhmu akan meningkat sedikit demi sedikit.Perlu kamu ketahui, hal tersebut merupakan tanda bahwa tubuh sudah siap untuk melakukan pembuahan oleh sperma, serta rahim sudah siap dijadikan sebagai tempat menempelnya sel telur. Ketika terjadi ovulasi, biasanya suhu tubuh akan mengalami peningkatan yang cukup drastis.
  2. Perhatikan Ciri Lendir di Bagian Rahim Yang Tepat
    Dalam hal ini, biasanya akan ada peningkatan jumlah hormone esterogen yang dilepaskan oleh tubuh yang dapat mempengaruhi tekstur lender pada bagian mulut rahim. Ketika tubuhmu sudah siap untuk dibuahi sperma, maka tekstur dari lendir tersebut akan menjadi lebih elastis, licin, dan transparan seperti putih telur. Tekstur lender tersebut sangat membantu laju sperma untuk menuju sel telur, yang menandakan bahwa kamu sedang memasuki masa subur. Adapun mengenai beragam tekstur pola lender pada mulut rahim yang umumnya terjadi pada wanita sebagai berikut => setelah siklus menstruasi (lendir yang keluar menjadi lebih lengket), saat masa ovulasi (lendir yang keluar lebih banyak), setelah masa ovulasi (produksi lendir menjadi lebih sedikit).
  3. Adanya Perubahan Pada Posisi dan Ketgangan Mulut Rahim
    Sepanjang masa ovulasi, maka mulut rahim akan terasa lebih lembut, tinggi, terbuka, dan basah. Ya, hal tersebut bertujuan untuk memberi kesempatan pada sperma agar masuk ke dalam leher rahim yang nantinya akan membuahi sel telur. Pada umumnya, kebanyakan wanita akan membutuhkan beberapa waktu untuk dapat membedakan mana kondisi mulut rahim yang normal dengan kondisi mulut rahim yang sedang mengalami perubahan di masa ovulasi.Perubahan tersebut juga kemungkinan akan sulit untuk dibedakan lagi, oleh sebagian besar wanita. Dalam hal ini, kamu bisa memeriksa langsung kondisi mulut rahim pada setiap harinya dengan menggunakan satu hingga dua jari. Dengan cara tersebut, maka kamu dapat mengetahui perubahan dan perbedaannya. Tak hanya itu saja , terdapat pula beberapa tanda ovulasi lainnya seperti bercak darah, kram dibagian perut, perubahan ukuran payudara, dan lain sebagainya.

Itulah beberapa tips untuk mengetahui masa subur pada wanita. Bagaimana, apakah kalian tertarik untuk mencobanya?